Friday, April 23

Tugas Baru Ayah

hmmm... enak banget ada Bunda dan Cinta di rumah.

ada tugas baru buat Ayah sekarang. jam 7.30 pagi, abis Ayah mandi dan Cinta udah maem bubur plus mandi juga, Ayah kudu nemenin Cinta sampe bobok. biasanya sih ga lama. cuman 10 menit juga langsung lelap. ga usah digendong, cuman di kasur aja sambil tangan Ayah dipake buat maenan, Cinta langsung bobok dengan nyaman...

masalahnya, gigi bawah Cinta udah panjang, jadi kadang kalo tangan Ayah digigit, berasa juga.

lama ga posting puisi, ini ada bagus...

Harapan adalah anak dalam pangkuan merengek minta makan
sementara piring masih kosong serta sendok menggelinjangkan
tarian memabukkan bersama angin dan sekian angan-angan
yang terus diserang demam, panas dan dingin bergantian

Asahlah pisau, kemudian tidur, tapi usahlah sampai mengigau
Nah, tikamlah mimpimu! Dan bangun! Dan usahlah meracau!
Kemudian tegakkan dan suruh berjalan anakmu tanpa kilatan pisau
tapi dengan rahman, rahim dan iman bergelora kilau kemilau!
(Hamid Jabbar, Perjamuan)



- teriring cinta, 11:30 -

Thursday, April 22

Kata Pertama

ga tau telat apa ga, Cinta udah bisa manggil Yayah ke Ayah dan manggil Bah buat Mbah Ibu. malah kemaren, Bunda lagi manggil Yangku, Papa... gitu, eh... Cinta ikut-ikutan Papah Papah. hehehe.... anehnya, manggil Bunda cuman bebebebbbb, bebebebbbbb gitu ajah.

mungkin ini yang disebut kata pertama ya? mungkinkah masuk dalam memory?
bagi Ayah dan Bunda, kemajuan ini sangat berarti.

sebuah kutipan dari makalah mengenai memory anak:
Image masyarakat pada umumnya tentang bagaimana anak-anak 'memperoleh' bahasa biasanya didasarkan pada suatu pemahaman yang salah kaprah. Yaitu-entah akan lebih baik atau lebih buruk-orang dewasa diasumsikan tidak bisa mengingat memori paling awal mereka. Oleh karena itu, mereka cenderung untuk memenuhi akuisisi bahasa mereka dengan memori saat belajar bahasa kedua. Image kebanyakan orang Jepang yang belajar bahasa Inggris yaitu bahwa lafal pertama yang diajarkan gurunya adalah "This is a pen," dan para siswa mengulanginya. Kenyataannya, bagaimanapun, pola untuk akuisisi lidah bahasa ibu berbeda secara fundamental dengan akuisisi bahasa kedua.
Adapun salah satu perbedaanya adalah bahwa bayi dan kanak-kanak menyimpan kata pertama kali sebagai suara dalam memori mereka; sesudah itu barulah mereka menggunakan kosa kata tersebut untuk berbicara. Sedangkan ketika kita membicarakan tentang belajar bahasa, kita mungkin membayangkan bahwa ini semua adalah suatu proses trial and error, tetapi kenyataannya, anak tidak pernah mengulang kata-kata yang baru sejenak mereka dengar. Oleh sebab itu, metode belajar bahasa anak dapat dimasukan dalam kategori "memory-based learning" sedangkan belajar bahasa kedua dengan cara meniru pelafalan guru dalam frase seperti "This is a pen" mengacu pada apa yang dinamakan sebagai "action-based learning".
Bayi berusia sembilan bulan pada umumnya belum dapat mengucapkan kata-kata yang bermakna, tetapi mereka telah dapat mengingat bunyi kata-kata yang mereka dengar. Sebagaimana mereka hanya mulai mempergunakan kosa kata setelah memasukkan bunyi ke dalam memorinya, mereka tidak akan pernah belajar berbicara apabila kita tidak berbicara dengan mereka. Benar pula apabila dikatakan bahwa setelah perkembangan awalnya, kemampuan bahasa anak berkembang perlahan-lahan dalam limpahan kata-kata dari mereka yang langsung memberikan perhatian padanya dan semua itu membentuk dasar kemampuan mentalnya.

(Diterjemahkan dari "The Importance of Reading Picture Books to Infants" karya Nobuo Masataka oleh Wikan Satriati)



- teriring cinta, 12:59 -

Tuesday, April 20

Jakarta, Day 1

hari ini, Cinta bawaannya ceria. mungkin karena suasana baru. mBah Ibu ama mBak Bapak gantian ngajak Cinta becanda, soalnya Bunda repot banget ngurusin rumah. maklum, kayak gimana sih rumah yang udah berbulan-bulan ga ada sentuhan wanitanya?

sayangnya, Ayah tadi malam pulang rada larut. jadi ga bisa maen dolo ama Cinta. tapi pas begitu Ayah buka kamar, Cinta langsung melek trus ketawa. sayang, ama Bunda ga bole becanda. kudu bobo. iya deh...

asik juga di rumah jakarta. sekarang Cinta mo ngrepotin Bunda. soalnya temen-temen Bunda ama Ayah banyak yang mo datang.

dd Simba, kk Najla, dd Raynaldy... kapan bisa datang ke rumah?


- teriring cinta, 14:05 -

Monday, April 19

Siapa Suruh Datang Jakarta?

hari minggu, 18 April 2004, saat Cinta pas berusia 7 bulan, Cinta datang ke Jakarta. kita rame-rame dari Surabaya. Yangku. mBah Ibu, Mak Dar dan Bunda. sepanjang perjalanan, Cinta bobok ajah. jadi ga berasa deh naek pesawat sungguhan. biasanya kalo diangkat Ayah kayak terbang di pesawat boongan, sambil tereak... ngeng ngeeeeenggg...

setelah dijemput Ayah dan mas Aldi (sepupu Cinta), kita langsung pulang. di rumah ternyata udah rame. banyak tamu. mulai kawan-kawan om, misalnya om Bowo dan om Kapiten -yang sebelonnya ngepel rumah Cinta-, sampe Uci dan Unyang dari Medan. sorenya, mas Adit ama dd Mirza, ibu Ita, bapak Budi ama autie Chicha datang juga.

ugh, capek bener. Cinta mo istirahat. seharian diangkat sana diangkat sini. bobok dolo ya? tadi sempat mandi ama autie Chicha yang kejam. sampe Cinta tereak kenceng.

mwuah.




- teriring cinta, 14:00 -

Thursday, April 15

Turun Tanah

seperti keluarga jawa lainnya, Cinta pagi hari ini menjalankan upacara tedhak sinten atau turun tanah. repotnya jadi anak di dua budaya yang beda ya gini ini. kadang acara jawa kadang juga batak. tapi ga papa, itung2 memperkaya wacana tentang budaya bangsa, cieeehhh...
nah, ceritanya begini... tadi Cinta milihnya urut. urutannya pertama ambil juz'amma (qur'an kecil) plus pensil, trus perhiasan, tasbih, bedak, lalu buku plus uang dan bolpen.
kata mbah2 yang tadi di rumah, semoga nanti anaknya pinter ngaji dan nulis. kemudian pinter nyari duit. amien deh.
meski ada yang ga setuju, kata ayah sih, bole aja ngadain acara ginian. kan bagus bisa kenal budaya nenek moyang sendiri, ya ga? Cinta sendiri sih seneng ajah. sambil tereak2 trus goyang2 ama milih aneka barang.
kalo tgl 18 ntar, insya Allah, Cinta ama Bunda turun gunung ke jakarta. kasian ayah udah berasa bujang lagi. kita dianter ama mBah Ibu. ihh, udah ga sabar. Cinta curious bgt. kayak gimana sih jakarta itu? kata Bunda sih rame banget. Cinta cuman denger aja pas di perut Bunda dolo, emang rame bener kok.
sekarang Cinta bobok siang dolo, sambil nenen. abisnya capek sih. udah dikerubutin banyak orang, diajak kesana kemari. ugh, seneng juga, tapi kan Cinta masih kecil. butuh energi gede.

FYI, tedhak siten atau dhun-dhunan (ada juga yang menyebut dengan mudhun) lemah atau turun tanah merupakan upacara yang dilakukan sebagai peringatan bagi manusia akan pentingnya makna hidup di atas bumi yang mempunyai relasi, yaitu relasi antara manusia dengan Tuhan, dengan sesama manusia, dan dengan lingkungan alam. Artinya, upacara tedhak siten merupakan suatu upacara yang mengandung harapan orangtua terhadap anaknya agar si anak nantinya menjadi orang yang berguna bagi keluarga, nusa, dan bangsa. Harapan orangtua ini termanifestasikan dalam suatu upacara yang diselenggarakan pada masa kanak-kanak yang dinamai upacara tedhak siten.
Tedhak siten berasal dari dua kata, yaitu tedhak dan siten. Tedhak berarti dekat, turun. Siten berasal dari kata dasar 'siti' yang berarti tanah dan akhiran 'an' yang melengkapi arti kata tanah. Artinya, tedhak siten merupakan suatu upacara sebagai tanda atau simbol bahwa si anak pertama kali menginjak atau turun ke tanah secara resmi sebagai suatu upaya untuk memperkenalkan anak pada bumi (tanah).
Tedhak siten dilakukan pada waktu bayi berumur tujuh lapan (satu lapan sama dengan 35 hari). Simbol yang tersirat dalam tedhak siten adalah mengungkapkan masa depan bayi. Sedangkan maksud diadakannya tedhak siten adalah kelak kalau anak sudah dewasa akan kuat dan mampu berdiri sendiri dalam menempuh kehidupan yang penuh tantangan dan harus dihadapinya untuk mencapai cita-cita.
Orangtua anak membimbing si anak menginjakkan kakinya di tanah kemudian menginjakkannya ke juadah yang berjumlah tujuh. Lalu anak dibimbing menaiki tangga tebu. Setelah sampai pada tebu yang teratas, lalu diturunkan untuk menapaki juadah itu lagi. Anak dibimbing untuk masuk kurungan ayam. Di dalam kurungan ayam tersebut terdapat beberapa barang seperti barang perhiasan, alat-alat tulis, padi, barang-barang mainan, dan lain-lain. Anak biasanya tertarik untuk memperhatikan dan kemudian mengambil barang yang tersedia.
Setelah selesai, anak dimandikan dengan air kembang setaman lalu pakaian dikenakan. Dengan demikian, selesailah upacara tedhak siten.

- teriring cinta, 11:57 -

Tuesday, April 13

city of angel

the city i live in
is the city of angel
lonely as i am
together we cry

(under the bridge, rhcp)


jika dulu ada serangan 6 jam di jogja, maka cinta menyerang nonstop selama 3 hari.


- teriring cinta, 12:45 -

Monday, April 12

sorry, we're temporary close
we're moving to djogdja

- teriring cinta, 09:47 -

Thursday, April 1

di mBatu ada Kampanye PKB

kemaren sore, jam 3 sore-an gitu, Cinta ama Bunda nyampe di mBatu. kita dianter ama Pak Mudji. di jalan, Cinta sempat bobok. maklum, kata Ayah, kelemahan Cinta tuh kalo udah kena ban muter ama AC. abis guyon ama mBah Ibu, mBah Bapak, Budhe dan Pakdhe, tiba-tiba Cinta merasa capek. Jam 7 udah lelap, sampe jam 8 pagi tadi!

kata Bunda, Cinta susah banget dibangunin. abisnya enak sih... udaranya adem, seger dan selimutnya tebel. sapa juga yang ga lelap? Cinta jadi ngerti sekarang, kenapa Ayah kalo di mBatu bangunnya siang...

yang aneh bin ajaib tuh, mBak Bapak nyuruh Bunda meriksain Cinta ke dokter. takut kalo gedenya ntar kayak Ayah. tukang tidur. hehehehe :) abis maem bubur, Cinta mik ASI trus maen-maen ama mBah Ibu.

rame banget di luar rumah hari ini. kata Bunda, ada kampanye terbuka PKB putaran terakhir. Ayah kan dikasi tau Bunda kalo ada kampanye PKB, eh malah Ayah nyuruh Bunda makein Cinta baju ijo-ijo trus ikutan kampanye. dasar Ayah...


- teriring cinta, 14:33 -

design (c) maystar designs image (c) maystar designs and db skyes
tentang Cinta

lahir di surabaya, 180903.
diilhami cerita pendek
cinta adalah kesunyian karya gabriel garcia marquez.
anak Ayah dan Bunda.
kini menetap di Indonesia.
sobat Cinta


Cinta lalu
  • December 2003
  • January 2004
  • February 2004
  • March 2004
  • April 2004
  • May 2004
  • June 2004


  • katakan Cinta
    nama :
    web :
    pesan :